Jumat, 23 November 2018

Media Sosial oh Media Sosial

Deretan pengguna gawai. Doc: Riana Dewie

Media sosial apa saja ya yang saya miliki atas nama pribadi? Hum..ada beberapa, sebut saja Facebook, Instagram, dan Twitter sudah pasti menjadi media sosial yang sepertinya wajib dimiliki setiap orang jika ingin bersosialisasi di dunia maya.  Jangan bilang kalau kalian punya lebih dari satu dari tiap merknya.

Baru-baru ini dunia netijen marak dengan gossip perceraian artis dengan bumbu perselingkuhan antar artis. Memang sih media sosial jika tidak digunakan secara bijak, akan merugikan baik secara pribadi maupun sosial. Bagi saya, media sosial mampu menghasilkan keuntungan loh.

Keuntungan bermedia sosial (versi saya):

       Pertemanan di dunia nyata bertambah

Iya, teman yang dijangkau di dunia maya melalui media sosial acap kali menjadi teman di  dunia nyata jika memang satu frekuensi. Maksudnya bisa saling menyambungkan pikiran atau adanya persamaan hobi.

Saya sendiri mendapat sahabat melalui dunia maya yang ahkirnya bisa bertemu muka di dunia nyata bahkan sampai dia menikah dan mempunyai buah hati. Di kalangan blogger sendiri, saya bertemu dengan banyak teman yang memiliki passion yang sama, salah satunya mba Leni.

Saya sering bertemu dengan mereka di berbagai even baik dalam satu naungan platform yang sama maupun yang berbeda. Semua ramah, dan saling membantu setiap ada kewajiban yang menyertai.

      Jangkauan komunikasi meluas

Saya menemukan hobi baru yang ternyata sudah diminati sejak kecil, yaitu menggambar. Hobi itu saya temukan kembali keberadaanya saat melihat linimasa akun pelukis di Inggris, Rusia, Amerika , dan Eropa. Saya berusaha berkomunikasi, dan mendapat respon yang menyenangkan serta membuat bertambah semangat kala mengerjakan hobi.

Dengan media sosial, saya juga terhubung dengan teman lama baik masa SMP, SMA maupun kuliah yang terhalang jarak maupun waktu. Yah memang benar, media sosial mendekatkan yang jauh.

     Pundi bertambah

Media sosial dewasa ini bukan hanya digunakan untuk melakukan komunikasi antar individu, namun juga hubungan antara perusahan dengan klien. Begitu juga antara produsen dengan konsumen baik memberikan informasi  maupun komunikasi timbal balik.

Hal ini ditangkap para pengguna media sosial dengan menambah daftar profesi yang mutualisme dengan perusahaan. Sebut saja selebgram, influencer, instragramer, dan buzzer dengan berbagai platform. Saya ada di antara mereka, dan  membangun jaringan.

Kesimpulan:



Media sosial penting untuk dimiliki namun sebaiknya digunakan secara bijak dengan tujuan yang tak merugikan orang lain. Setuju rekan sesame warga negara?