Slogan “SMK BISA!” Membahana di Acara Pembukaan LKS SMK 2019

Kontingen Papua. Doc:Pribadi

SMK BISA!” dibahanakan 759 peserta, undangan maupun pejabat yang memenuhi Sportorium Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY). Pecah pokoknya, terasa sekali kebanggaan sebagai pelajar SMK ataupun alumnusnya. 34 provinsi Indonesia mengirimkan perwakilannya, nasionalisme naik pasti!

Peserta Maluku Utara. Doc:Pribadi

Yogyakarta menjadi tuan rumah Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK 2019 dan saya bangga kota kelahiran terpilih. Berbahagia lagi mendapat kesempatan menjadi saksi  menyaksikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Sekjen Kemendikbud meresmikan pada 8 Juli 2019 ditandai pemukulan gong

Acara pembukaan LKS SMK XXVII 2019

Bus peserta.  Doc:Pribadi

Saat saya datang, sudah terdapat beberapa bus pariwisata ukuran besar yang ternyata membawa peserta dari hotel menuju ke lokasi pembukaan LKS SMK XXVII. Ternyata benar, di depan tugu nama Sportorium Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) sudah terdapat rombongan kontingen peserta Lomba Kompetensi Siswa.


Jadwal hari pertama. Doc:Panitia

Oya jika pembukaan LKS SMK 2019 diadakan di Sportarium, maka acara penutupan akan dihelatkan di Ballroom Sleman City Hall pada tanggal 15 Juli 2019. 32 kategori lomba berskala nasional sendiri diadakan di  Jogja Expo Center (JEC) dan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Parade Kontingen 34 provinsi

Orkes Tiup SMK Kasihan Bantul. Doc:Pribadi

34 kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia berkumpul dengan membawa papan nama provinsi masing-masing. Saya beruntung bisa mengabadikan momen kedatangan dan saat memasuki hall sportarium. Mulai dari provinsi Daerah Istimewa Aceh, Kalimantan Barat, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat hingga Papua Barat.


Masing-masing kontingen mengenakan  seragam ciri khas daerah baik berupa tutup kepala maupun baju daerah. 2 peserta dari kontingen provinsi Papua Barat mengenakan baju tradisional Papua Barat lengkap dengan bulu Cenderawasih sedangkan anggota team menggunakan batik motif Papua.

Peserta Gorontalo. Doc:Pribadi
Perwakilan dari Gorontalo juga mengenakan baju tradisionalnya dengan warna kuning emas, sedangkan dua perwakilan dari Yogyakarta mengenakan blangkon. Bagi yang sering melihat kang Emil maka tidak akan heran saat perwakilan dari Jawa Barat mengenakan ikat kepala.

Acara dimulai setelah semua kontingen serta tamu undangan dan pejabat daerah sudah memasuki hall Sportarium. Saya beruntung bisa menyaksikan keseluruhan acara dari balkon. Syahdunya alunan medley lagu daerah peserta yang dibawakan oleh Orkes Tiup SMK Kasihan Bantul Yogyakarta mengawali acara.

Indonesia Raya. Doc:Pribadi
Beberapa menit berlalu, maka tamu yang dinantikan tiba memasuki hall Sportarium yaitu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Parade seluruh kontingen untuk perkenalan diri ke depan panggung kemudian dimulai dari pulau Sumatera hingga ke pulau Irian.


Gemuruh tepuk tangan dari tim pendukung yang duduk di bangku tamu undangan selalu tercipta saat sesi perkenalan atau yel-yel masing-masing diucapkan. Salah satu kontingen yang paling  mendapat riuh sambutan dari seluruh tamu undangan termasuk saya, adalah kontingen Papua Barat.

Peresmian pembukaan LKS SMK XXVII


Peresmian oleh Sri Sultan. Doc:Pribadi

Tibalah kemudian sajian tarian Sang Mataram yang memberikan nuansa semangat dari Sultan Agung dalam menumpas penjajahan VOC. Spot light yang diarahkan ke panggung menambah suasana keheningan serta kewibawaan dari tarian yang dibawakan para siswa SMK tuan rumah.

Momen yang paling ditunggu dimulai saat Sri Sultan Hamengkubuwono X beserta Sekjen Kemendikbud memukul gong menandai peresmian LKS SMK XXVII. Pidato sambutan dari Gubernur DIY tersebut sangat membakar semangat para peserta lomba, benar-benar jadi bahan bakar yang ampuh.

Jadwal hari kedua. Doc:Panitia

Tepuk tangan kedua yang juga riuh kala Brisia Jodie mengalunkan lagu “Tanah Air’ diiringi Orkes Tiup dari SMK Kasihan Bantul Yogyakarta. Saya berkaca-kaca sekaligus ikut menggumam menyaksikan  finalis Indonesian Idol 2018 kelahiran Yogyakarta tersebut  dengan sepenuh hati bersenandung.

Tak cukup di situ saja, beberapa lagu pop hits dinyanyikan oleh gadis yang bergaun motif batik tersebut dengan menggandeng peserta LKS SMK XXVII. Bernyanyi bersama dengan masuk ke kerumunan para penonton yang semangat untuk sekedar swafoto ataupun berani berduet. Pokoknya sangat berkesan!

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK XXVII

Suasana saat menyanyikan Indonesia Raya. Doc:Pribadi
Sekolah Menengah Kejuruan sendiri memang mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap masuk dunia kerja, maupun  membuka usaha sendiri. Keponakan saya juga lulusan SMK dan langsung bekerja begitu surat kelulusan di tangan. Salut pokoknya bisa membantu kondisi finansial keluarga!

Jadwal hari ketiga. Doc:Panitia

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK sendiri sudah rutin diadakan dan provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi tuan rumah LKS tahun sebelumnya. LKS sendiri diadakan selama 7 hari dari tanggal 7 hingga 13 Juli 2019. Pemenang LKS akan mewakili Indonesia ke Rusia pada World Skill Internasional Competition.


Workshop. Doc:Panitia


“Kompeten Menyongsong Revolusi Industri 4.0.” adalah tema dari LKS tahun ini. Kerennya rangkaian pendukung dari tahun ke tahun bertambah misalnya workshop Beauty Therapy Sari Ayu Martha Tilaar, Apple Academy dari Apple, workshop L’Oreal, Job matching, Gerakan Literasi Sekolah dan fashion show.

Saya tak sabar menanti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tahun depan. Pasti bertambah seru! Oya untuk info lebih detail kita bisa cek di akun media sosial resminya yaitu di Twitter: https://twitter.com/DikdasmenDikbud dan Instagram: https://www.instagram.com/dikdasmen_kemdikbud/ .










Author

vika vika Fiksioner is a free template that suitable for personal blogging because the layout is like a journal.

26 komentar

  1. Dulu, saya sempat mikir jelek duluan sama yang sekolah di SMK itu anak yang nilainya rendah. Tapi sekarang semakin kesini sekolah SMK semakin membuktikan kalau mereka mampu mencetak generasi siap kerja. Apalagi ada acara Lomba Kompetensi Siswa SMK. Keren SMK!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes mba, aku dulu juga gtu pandangannya tapi ternyata mereka kerennn.

      Hapus
  2. wow meriah banget acaranya.....SMK semakin dilirik nih kalau acaranya seperti itu terus tiap tahunnya

    BalasHapus
  3. Acaranya keren. Salahsatu kegiatan yg merangsang minat anak2 terhadap SMK dengan fasilitas yg disediakan oleh pemerintah seperti LKS ini

    BalasHapus
  4. aku seneng liat acara LKS ini kreatif2 anak SMK
    memang tagline SMK bisa benar adanya

    BalasHapus
  5. waktu itu mau lihat juga ke sana tapi waktunya enggak nyandak. semoga acara acara gini selalu ada tiap tahunnya

    BalasHapus
  6. Yeye bangga jadi anak smk. Saya juga alumni smk. Lks ini ajang tahunan bagi siswa smk. Ada lomba debat bahasa inggrisnya jg.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah testimoni langsung, keren memang

      Hapus
  7. Wah ada ya ternyata kompetisi buat SMK. Pasti pesertanya keren-keren ya hasil karyanya

    BalasHapus
  8. Acaranya keren banget nih...kita jadi tahu ya kalo keya anak-anak SMK tu inovatif...dan SMK bisa diandalkan..

    BalasHapus
  9. Yang paling bikin iri dengan acara-acara seperti ini adalah semangat buat bikin Indonesia maju. 😍

    BalasHapus
  10. Wuaahh ramenya. Ajang kompetisi anak2 berprestasi nih. Keren 😎👌

    BalasHapus
  11. Saluutt...
    SMK saat ini sudah jauh berkembang dan pasti makin berprestasi.
    Semoga ada apresiasi dari pemerintah dan dunia usaha.

    BalasHapus
  12. Wah serasa ingin jadi anak SMA lagi. Terus berinovasi dan berpresstasi

    salam
    kidalnarsis.com

    BalasHapus
  13. Menarik gelaran LKS SMK ini.. Pamerannya juga keren. Skil yang mereka pelajari akan membuat mereka siap menyongsong dunia kerja. Saluut...

    BalasHapus

Posting Komentar